Sewa Crane di Subang Lengkap Termurah: Rental Mobile, Rough Terrain & Crawler Siap Kerja

Pusat pengadaan sewa crane di Kabupaten Subang terlengkap dan termurah untuk melayani megaproyek Pelabuhan Laut Internasional Patimban (Terminal Peti Kemas & Terminal Kendaraan Car Terminal ekspor otomotif nasional), pembangunan Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37 km penghubung Tol Cipali KM 89 langsung ke pelabuhan, kawasan industri hijau modern Subang Smartpolitan (Suryacipta Centre of Subang) mencakup kompleks pabrik mobil listrik raksasa BYD (Build Your Dreams seluas 108 hektar), Subang Industrial Park (SIP), sentra perakitan komponen otomotif dan rantai pendingin logistik Kalijati-Cipunagara, fasilitas hulu migas Pertamina EP Subang Field, hingga proyek energi geotermal di lereng Ciater. Menyediakan rental Mobile Crane roda ban mandiri, All Terrain multi-axle, Rough Terrain 4x4 untuk area tanah pesisir laut dan rawa tambak jenuh air, Crawler Crane boom kisi tonase 55T sampai 250T, Truk Foco derek mandiri, hingga Spider Crane mini elektrik ber-SILO Disnaker Jawa Barat resmi dan operator berlisensi SIO Kemnaker aktif.

Rentang Tonase Armada
7 Ton s/d 250+ Ton
Estimasi Mob-Demob
Rp 2.800.000 (Lokal) s/d Rp 5.200.000
Kualifikasi K3 Lapangan
SIO Kemnaker Kelas 1-3 & Rigger Pelabuhan/EPC/Migas
Standar Bantalan Pijak
Pelat Baja 25mm + Timber Mats 200mm
Panduan Pilih Unit Sesuai Proyek
Pusat Sewa Crane di Subang Lengkap Termurah
Tarif Sewa Harian / Shift
Rp 2.200.000 /shift
Standar 8 jam kerja operator resmi
Tarif Kontrak Bulanan
Rp 39.000.000 /bln
Kontrak proyek jangka panjang hemat

Pilihan Kelas Armada Crane Siaga di Subang

Katalog unit siap mobilisasi dari pangkalan pool terdekat untuk area proyek Anda.

Mobile Crane (Truck Crane) di Subang
7 s/d 160 Ton

Mobile Crane (Truck Crane)

Mobilitas tinggi beroda ban untuk jalan raya kota, bongkar muat kargo, dan ereksi baja gudang.

Mulai Rp 2.100.000 / shift
Rough Terrain Crane (RT Crane) di Subang
25 s/d 80 Ton

Rough Terrain Crane (RT Crane)

Penggerak 4x4 dengan manuver kepiting untuk tanah lunak, jalan tambang, dan proyek kilang minyak.

Mulai Rp 3.300.000 / shift
Crawler Crane (Roda Rantai) di Subang
55 s/d 250+ Ton

Crawler Crane (Roda Rantai)

Roda rantai baja dan boom kisi kokoh untuk tiang pancang bore pile, jeti dermaga, dan girder jembatan.

Mulai Rp 55.000.000 / bulan
Truck Mounted Crane (Foco Truck / Hiab) di Subang
Derek 3-15T + Bak 10-15T

Truck Mounted Crane (Foco Truck / Hiab)

Truk bak datar dilengkapi derek hidrolik mandiri untuk angkut trafo, genset, dan tiang beton.

Mulai Rp 1.500.000 / shift
Spider Crane (Mini Crawler Crane) di Subang
1.0 s/d 6.0 Ton

Spider Crane (Mini Crawler Crane)

Crane kompak kaki laba-laba bersepatu karet untuk manuver dalam gedung, mall, dan rooftop sempit.

Mulai Rp 2.900.000 / shift

Simulasi Estimasi Biaya Sewa Crane Hari Pertama di Subang

Transparansi komponen pengeluaran riil untuk acuan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tanpa biaya tersembunyi.

Rincian Komponen Pengeluaran Sewa Crane Hari Pertama di Subang
Komponen PengeluaranKeterangan LapanganEstimasi Biaya Acuan
Sewa Unit Crane Shift Pertama (8 Jam)Termasuk unit prima laik operasi ber-SILO Disnaker Jawa Barat aktif dan operator berpengalaman lisensi SIO Kemnaker resmi.Rp 4.000.000 - Rp 5.800.000 (Kelas 25 Ton)
Mobilisasi & Demobilisasi PP (Koridor Subang/Patimban/Kalijati)Perjalanan mandiri roda ban atau pengangkutan trailer lowbed dalam wilayah Subang, Kalijati, Pamanukan, Patimban.Rp 2.800.000 - Rp 5.200.000
Bahan Bakar Solar B35 Industri (Skema Wet)Konsumsi solar industri rata-rata 14-18 liter per jam operasi mesin aktif di area pesisir laut.Rp 1.600.000 - Rp 2.400.000 / shift
Rigger Bersertifikat & Safety Briefing K3Juru ikat bersertifikat Kemnaker untuk pengecekan tali sling kawat baja dan komando radio HT dua arah.Rp 400.000 - Rp 600.000 / shift
Bantalan Pelat Baja Outrigger MattingPenyediaan 4 set pelat baja tebal 25 mm untuk meratakan beban tumpuan titik di tanah lempung marin lunak.Sudah termasuk dalam paket armada resmi Hunimax

Cara Menentukan Kapasitas Sewa Crane Berdasarkan Radius Angkat di Subang

Kapasitas angkat nominal brosur (seperti 25T, 50T, atau 100T) hanya tercapai pada radius terpendek 3.0 meter. Pada instalasi balok girder jembatan layang Tol Akses Patimban atau perakitan struktur portal gantry pelabuhan dengan radius kerja 12 hingga 26 meter, kapasitas angkat aman (SWL) crane menyusut drastis menjadi kisaran 15% sampai 24% dari kapasitas nominal. Estimator dan pelaksana proyek wajib memeriksa kurva beban resmi unit sebelum mobilisasi.

Tabel Acuan Penentuan Kapasitas Sewa Crane Berdasarkan Radius Kerja di Subang
Radius Kerja HorizontalMobile Crane 25TMobile Crane 50TCrane 100TCatatan Keselamatan
3 Meter25.0 Ton (Boom 10.5m)50.0 Ton (Boom 11.2m)100.0 Ton (Boom 13.0m)Posisi beban menempel dekat as crane. Sangat jarang terjadi di aplikasi lapangan riil.
6 Meter12.8 Ton24.5 Ton54.0 TonRadius standar bongkar muat kargo dari bak truk trailer di sebelah crane.
10 Meter6.9 Ton13.2 Ton29.5 TonEreksi rangka baja portal gudang atau penurunan genset ke dalam rumah trafo.
14 Meter4.2 Ton8.4 Ton18.8 TonPengangkatan melompati parit drainase atau rintangan bangunan sekitar.
20 Meter2.1 Ton (Kritis)4.8 Ton11.5 TonKapasitas crane 25T menyusut hingga di bawah 10% dari kapasitas brosurnya.
Batas Kecepatan Angin Aman (BMKG & K3): Kawasan pesisir pantai utara Patimban dan dataran terbuka persawahan trase Tol Akses Patimban sangat rentan terhadap hembusan angin laut Jawa yang berkecepatan tinggi dan berubah mendadak. Batas kecepatan angin aman maksimal adalah 9.5 m/s (sekitar 34 km/jam). Pada pengangkatan tiang trestle laut, komponen Ship-to-Shore (STS) crane, dan dinding panel fasad pabrik BYD, pekerjaan angkat vertikal wajib dipantau menggunakan anemometer digital di pucuk boom. Kecepatan angin maksimal yang diizinkan adalah 9.5 m/s.

Panduan Kondisi Tanah & Penentuan Plat Outrigger Sebelum Sewa Crane di Subang

Verifikasi daya dukung tanah dasar di wilayah Subang guna memastikan unit crane sewaan Anda beroperasi stabil tanpa risiko amblas: Stratigrafi geologi Kabupaten Subang terbagi tajam menjadi tiga zona utama: endapan lempung aluvium pantai pasang surut jenuh air laut (very soft marine clay) di zona utara Patimban, Pusakanagara, dan Pamanukan; batulempung lanauan overconsolidated Formasi Subang di zona tengah Kalijati, Dawuan, Pagaden, dan Subang Kota; serta batuan vulkanik tuf dan breksi Gunung Tangkuban Parahu di zona selatan Ciater dan Kasomalang. Kawasan pesisir Pelabuhan Patimban dan trase jembatan layang Tol Akses Patimban memiliki lapisan lempung marin lunak berketebalan 8 hingga 18 meter dengan nilai N-SPT berkisar 0-3 dan muka air tanah sangat dangkal (0.5-1.2 meter), menghasilkan daya dukung tanah kritis qa hanya 42-55 kPa. Area ini sangat rawan amblas seketika (punching failure) dan memerlukan bantalan baja bertingkat serta perbaikan tanah geotekstil sebelum alat berat bertumpu. Di sisi tengah, zona Subang Smartpolitan didominasi lempung Formasi Subang yang ekspansif berdaya dukung kering 160-190 kPa namun mengalami penurunan tajam menjadi 55-70 kPa saat terpapar hujan lebat musiman.

Formasi Geologi Subgrade
Lempung Marin Pantai Aluvium Holosen Patimban & Batulempung Formasi Subang Ekspansif
Daya dukung kering: 175 kPa
Daya dukung jenuh air: 42 kPa
Tekanan Jack Outrigger Pad
35 hingga 72 Ton/m2 (Beban reaksi tumpuan titik outrigger saat boom mengangkat balok girder jembatan tol elevated atau struktur gantry pelabuhan)
Wajib menggelar pelat baja struktural tebal minimal 25 mm yang dipadukan dengan bantalan balok kayu keras (hardwood timber mats tebal 200 mm) bersilangan di bawah setiap sepatu outrigger, terutama pada proyek jembatan Tol Akses Patimban, area reklamasi dermaga pelabuhan, dan konstruksi pabrik mobil listrik BYD Smartpolitan.
Mitigasi Induksi Listrik PLN
Patuhi batas jarak bebas aman minimal 5.0 meter dari jaringan kabel distribusi 20kV PLN di koridor jalan nasional Pantura dan minimal 6.0 meter dari saluran udara tegangan tinggi (SUTT 150 kV) interkoneksi Pamanukan-Kalijati.
Potensi Bahaya Tanah Lapangan di Subang:
  • Keruntuhan geser setempat (punching shear) pada lapisan tanah lempung marin lunak jenuh air laut di kawasan Pelabuhan Patimban dan trase elevated tol.
  • Penurunan daya dukung geser mendadak akibat sifat ekspansif tanah batulempung Formasi Subang saat tergenang air hujan lebat di kawasan Kalijati.
  • Risiko amblasnya roda gandar crane saat melintasi pematang tambak atau tanah urukan reklamasi pelabuhan yang belum selesai masa konsolidasi tanahnya.

Kalkulasi Beban Nyata untuk Menentukan Tonase Sewa Crane yang Tepat di Subang

Formula acuan tim rekayasa Hunimax saat memverifikasi spesifikasi kebutuhan sewa crane Anda agar tonase unit tidak over-spec (boros biaya) atau under-spec (bahaya ambruk).

Pemeriksaan Beban Tumpuan Outrigger vs Daya Dukung Lempung Marin Patimban (Trase Tol Akses)

P_outrigger = 0.75 * (W_crane + W_gross) / A_matting <= q_izin

Parameter: W_crane adalah berat sendiri crane, W_gross adalah berat total beban angkat, dan A_matting adalah luas efektif bantalan pelat baja di bawah sepatu outrigger. Nilai P_outrigger tidak boleh melampaui daya dukung tanah lempung marin lunak jenuh air (qa = 42 kPa di kawasan pesisir Patimban Subang).

Simulasi Riil Proyek
All Terrain Crane 160 Ton (berat sendiri 60 Ton) mengangkat balok girder jembatan 30 Ton pada radius 12 meter di proyek Tol Akses Patimban. Total massa sistem = 90 Ton. Beban outrigger kritis = 0.75 * 90 = 67.5 Ton (sekitar 662 kN). Jika menggunakan bantalan outrigger bawaan pabrik 0.7m x 0.7m (0.49 m2), tekanan kontak mencapai 1.351 kPa (tanah runtuh seketika).
Ambang Batas Toleransi K3
Wajib memasang kombinasi balok kayu keras silang tebal 200 mm seluas 4.0m x 4.0m (16 m2) dilapisi pelat baja 25 mm agar tekanan kontak tanah turun menjadi 41.4 kPa (aman di bawah ambang batas izin qa jenuh air 42 kPa).

Gaya Terpaan Angin Pesisir Laut Jawa pada Pengangkatan Struktur Modul Dermaga Pelabuhan Patimban

F_wind = 0.5 * rho_udara * V_wind^2 * C_bentuk * A_proyeksi

Parameter: rho_udara adalah massa jenis udara maritim pantai (1.23 kg/m3), V_wind adalah kecepatan angin pesisir Patimban (m/s), C_bentuk adalah koefisien hambatan aerodinamis penampang struktur baja (1.35), dan A_proyeksi adalah luas bidang frontal komponen modul trestle atau dinding pabrik BYD.

Simulasi Riil Proyek
Mengangkat struktur rangka balok penahan dermaga seluas 30 m2 di Pelabuhan Patimban saat hembusan angin laut berkecepatan 8.8 m/s. Gaya dorong lateral angin = 0.5 * 1.23 * (8.8)^2 * 1.35 * 30 = 1.928 N (sekitar 196 kg dorongan samping).
Ambang Batas Toleransi K3
Jika kecepatan angin melampaui 9.5 m/s, gaya dorong lateral melonjak melebihi 230 kg dan berisiko memuntir boom crane. Seluruh pengangkatan struktur modular berpenampang luas wajib ditunda.

Kalkulasi Beban Kotor Pengangkatan Balok Girder Tol Akses Patimban (Gross Load Girder)

W_gross = W_girder + W_spreader + W_rigging_tackle + W_hook_block

Parameter: W_girder adalah bobot bersih balok girder beton pracetak bentang 35 meter, W_spreader adalah berat balok perata spreader bar baja, W_rigging_tackle adalah berat sling kawat baja dan shackle ganda, dan W_hook_block adalah berat blok katrol kait crane.

Simulasi Riil Proyek
Balok girder beton pracetak bentang 35 meter seberat 38.0 Ton + spreader bar H-beam 2.5 Ton + grommet kawat baja 4 kaki 380 kg + hook block crane 1.3 Ton = 42.18 Ton.
Ambang Batas Toleransi K3
Lifting engineer wajib memasukkan angka beban kotor 42.18 Ton ke komputer LMI dengan batas safety margin minimal 20% terhadap kurva SWL saat diayunkan melintasi area persawahan jembatan elevated.

Matriks Keputusan: Panduan Memilih Crane Sesuai Jenis Pekerjaan di Subang

Rekomendasi teknis bagi Project Manager dan Estimator agar tidak salah menentukan tipe alat berat angkat yang memicu pembengkakan biaya sewa.

Beban balok beton pracetak 35 s/d 60 Ton pada radius 12-20 meter di area tanah lunak

Ereksi Balok Girder Jembatan Layang Tol Akses Patimban Trase Rawa

Rekomendasi Unit Terbaik
Kemudi semua roda (all-wheel steering) lincah bermanuver di jalan akses proyek dan kapasitas angkat stabil dengan bentang outrigger lebar.
Hindari Pilihan Ini
Hindari crane kapasitas kecil tanpa safety margin minimal 20% dari beban kotor girder tandem di atas tanah lunak.
Beban 25 s/d 70 Ton pada radius kerja panjang di area reklamasi pantai

Pemancangan Trestle & Perakitan Portal STS Gantry Pelabuhan Patimban

Rekomendasi Unit Terbaik
Tapak roda rantai baja kokoh mendistribusikan beban secara merata di tanah timbunan reklamasi dan stabilitas superior menghadapi hembusan angin laut.
Hindari Pilihan Ini
Hindari Mobile Crane roda ban biasa di bibir dermaga reklamasi karena tapak kontak sempit mudah terperosok.
Beban 5 s/d 25 Ton pada bentang atap lebar di pelataran kawasan 108 hektar

Ereksi Rangka Baja Raksasa Pabrik Mobil Listrik BYD Subang Smartpolitan

Rekomendasi Unit Terbaik
Mobilitas cepat berpindah antarblok gedung perakitan pabrik EV dengan siklus kerja hidrolik yang efisien.
Hindari Pilihan Ini
Hindari Crawler Crane lambat untuk pekerjaan ereksi harian berpindah-pindah antarhanggar pabrik.
Beban 15 s/d 40 Ton di lokasi tapak sumur tanah terbuka non-aspal

Instalasi Separator Gas & Bejana Tekan Hulu Migas Pertamina EP Subang

Rekomendasi Unit Terbaik
Penggerak empat roda all-wheel drive dan ban tapak lebar sangat handal melewati medan tanah becek tanpa risiko tergelincir.
Hindari Pilihan Ini
Hindari truk derek roda ban tipis yang tidak mampu bermanuver di jalan tanah licin hulu migas.
Beban 3 s/d 12 Ton di pelataran gudang beraspal

Pemasangan Panel Insulasi Cold Storage & Rangka Gudang Pangan Pamanukan

Rekomendasi Unit Terbaik
Sangat efisien untuk pekerjaan harian dengan radius pendek dan biaya mobilisasi hemat dari pool terdekat.
Hindari Pilihan Ini
Hindari crane kapasitas besar yang berlebihan dan membebani anggaran operasional kontraktor.

Checklist 5 Poin Pra-Survey Lokasi Sebelum Memesan Crane di Subang

Lakukan inspeksi lapangan mandiri ini sebelum crane dimobilisasi untuk menghindari pembatalan kerja dan denda mob-demob sia-sia.

01
Kerapatan tanah lempung laut lunak pasang surut dan potensi keruntuhan geser setempat

Daya Dukung Tanah Lempung Marin Pantai di Patimban dan Trase Tol Akses

Standar: Wajib menggelar susunan balok kayu keras silang tebal 200 mm yang dilapisi pelat baja tebal minimal 25 mm di bawah setiap sepatu outrigger guna menurunkan tekanan tanah di bawah 42 kPa.

Risiko Jika Diabaikan: Keruntuhan geser setempat (punching shear) saat crane mengangkat balok girder atau modul dermaga, memicu kaki hidrolik amblas seketika dan crane terbalik.
02
Elevasi air pasang tertinggi terhadap landasan kerja crane di area reklamasi pantai

Pemeriksaan Batas Pasang Surut Air Laut dan Salinitas di Pelabuhan Patimban

Standar: Pastikan elevasi tapak kerja crane berada minimal 1.5 meter di atas garis air pasang tertinggi (highest astronomical tide) dan periksa korosi tali seling akibat air garam.

Risiko Jika Diabaikan: Landasan kerja crane tergenang air laut pasang saat operasi pengangkatan berlangsung, memperlemah daya dukung subgrade secara mendadak.
03
Kelaikan geometri rute pengangkutan trailer pembawa alat berat dari arah Bandung menuju Subang

Verifikasi Larangan Melintas Kendaraan Muatan Berat di Tanjakan Emen Ciater

Standar: Pastikan seluruh armada truk pengangkut crane diarahkan melewati rute Jalan Tol Cipali dan sama sekali tidak melintasi jalur ekstrem Tanjakan Emen Ciater.

Risiko Jika Diabaikan: Truk trailer pengangkut crane berat mengalami rem blong atau gagal menanjak, memicu kecelakaan fatal di jalur pegunungan Ciater.
04
Ruang manuver boom teleskopik di sekitar jalur transmisi tegangan tinggi koridor Pantura

Batas Jarak Bebas Aman Kabel Transmisi SUTT 150 kV Pamanukan-Kalijati

Standar: Jaga jarak aman minimal 6.0 meter dari konduktor kawat listrik transmisi 150 kV dan koordinasikan dengan pihak PLN jika radius kerja mendekati batas kritis.

Risiko Jika Diabaikan: Loncatan busur listrik tegangan tinggi menyambar boom crane, merusak sistem komputer LMI dan mengancam nyawa operator.
05
Sinkronisasi kapasitas angkat dua unit crane saat mengangkat balok girder jembatan layang di atas rawa

Simulasi Safe Working Load (SWL) Tandem Lift untuk Balok Girder Tol Akses Patimban

Standar: Beban pada masing-masing crane tidak boleh melampaui 75% dari kurva batas beban aman (SWL) untuk mengantisipasi pergeseran titik berat muatan dinamis.

Risiko Jika Diabaikan: Salah satu crane mengalami kelebihan beban mendadak (overload transfer) saat girder diayunkan melintasi area persawahan jembatan elevated.

Peringatan Praktisi Lapangan: 5 Kesalahan Fatal Pemilihan Crane yang Sering Merugikan Kontraktor

Berdasarkan pengalaman puluhan tahun di lokasi konstruksi Indonesia, berikut jebakan operasional yang kerap membuat anggaran proyek membengkak:

Memarkir Outrigger di Atas Lempung Marin Patimban Tanpa Matting Baja dan Balok Kayu Bertingkat

Anggapan Keliru: Mengira tanah reklamasi pantai atau tanggul sawah yang kering di permukaan cukup kuat menahan tumpuan crane.
Dampak Buruk Lapangan
Beban hidrolik puluhan ton langsung memicu punching shear pada lapisan lempung laut lunak di bawahnya, menyebabkan outrigger amblas dan crane terguling.
Prosedur Aman yang Benar
Wajib menggelar bantalan balok kayu keras silang tebal 200 mm dilapisi pelat baja tebal minimal 25 mm di bawah seluruh sepatu outrigger.

Memaksakan Rute Truk Pengangkut Crane Melintasi Jalur Ekstrem Tanjakan Emen Ciater

Anggapan Keliru: Mencoba melewati jalur pegunungan Ciater-Lembang untuk memotong rute dari Bandung menuju Subang.
Dampak Buruk Lapangan
Truk trailer lowbed pengangkut crane berat mengalami rem blong atau gagal menanjak di tikungan curam Emen, memicu kecelakaan maut di jurang.
Prosedur Aman yang Benar
Wajib mematuhi rambu larangan Dishub dengan memanfaatkan jaringan Jalan Tol Cipali keluar gerbang tol resmi Subang atau Kalijati.

Mengabaikan Kecepatan Tiupan Angin Badai Lepas Pantai di Area Pelabuhan Patimban

Anggapan Keliru: Tetap memaksakan pengangkatan modul trestle atau dinding fasad pabrik saat angin laut berhembus kencang.
Dampak Buruk Lapangan
Muatan berpenampang luas berayun tak terkendali tertiup angin laut, membentur tiang pancang dermaga dan memuntir boom crane.
Prosedur Aman yang Benar
Monitor anemometer digital secara kontinu di pucuk boom dan hentikan pekerjaan angkat vertikal jika kecepatan angin melebihi 9.5 m/s.

Mengoperasikan Crane di Dekat Kabel Transmisi SUTT 150 kV Pamanukan Tanpa Grounding

Anggapan Keliru: Menganggap boom crane aman selama tidak menyentuh kawat listrik tegangan tinggi secara fisik.
Dampak Buruk Lapangan
Loncatan busur induksi listrik tegangan tinggi menyambar ujung boom, merusak sistem komputer LMI dan membahayakan keselamatan pekerja.
Prosedur Aman yang Benar
Jaga jarak batas aman minimal 6.0 meter dari kawat transmisi SUTT 150 kV dan pasang grounding rod tembaga pada bodi crane.

Menggunakan Bantalan Outrigger Seadanya di Atas Batulempung Ekspansif Formasi Subang

Anggapan Keliru: Menggunakan potongan balok kayu tipis lapuk pada tanah lempung Kalijati saat musim penghujan.
Dampak Buruk Lapangan
Tanah lempung ekspansif yang mengalami pelunakan air hujan runtuh mendadak saat crane membawa beban penuh, memicu kemiringan fatal.
Prosedur Aman yang Benar
Gelar pelat baja struktural tebal minimal 25 mm di atas balok kayu keras silang tebal 200 mm untuk menyebarkan beban kontak secara merata.

Kebutuhan Sewa Crane Berdasarkan Kawasan Industri & Sektor Proyek di Subang

Pemetaan jenis pekerjaan lapangan dan rekomendasi armada sewa crane yang paling sering digunakan di kawasan industri Subang.

100 Ton s/d 250 Ton

Infrastruktur Pelabuhan Maritim Internasional (Pelabuhan Laut Patimban Package 1-4)

Pemancangan tiang pancang baja trestle laut, instalasi balok dermaga peti kemas, dan perakitan struktur portal Ship-to-Shore (STS) crane di medan reklamasi tepi pantai.

80 Ton s/d 220 Ton

Infrastruktur Jalan Tol Konektivitas Maritim (Jalan Tol Akses Patimban 37 Km)

Ereksi balok girder beton pracetak jembatan layang (elevated expressway) Tol Akses Patimban yang melintasi area rawa, persawahan, dan perlintasan rel kereta Pantura.

25 Ton s/d 120 Ton

Kawasan Industri Baterai & Mobil Listrik EV (BYD Subang Smartpolitan & SIP)

Perakitan rangka baja pabrik perakitan mobil listrik BYD seluas 108 hektar, instalasi mesin press bodi otomotif, dan penempatan robotik di dalam ruang produksi beratap.

50 Ton s/d 160 Ton

Eksplorasi Hulu Minyak & Gas Bumi (Pertamina EP Subang Field Cilamaya-Pamanukan)

Bongkar muat bejana tekan separator migas, kompresor gas, dan perlengkapan sumur minyak di lokasi tapak kerja tanah lunak non-aspal.

15 Ton s/d 50 Ton

Industri Rantai Pendingin Logistik & Pergudangan Pangan Pantura

Pengangkutan tangki pendingin cold storage, struktur baja gudang logistik ekspor pelabuhan, dan fasilitas pergudangan dengan biaya mobilisasi hemat.

Jalur Logistik, Batasan MST & Mobilisasi Unit Sewa Crane di Subang

Ketentuan perhubungan darat, kelas jalan, dan perizinan Dishub yang dipatuhi vendor mitra Hunimax sebelum unit sewa crane dimobilisasi ke lokasi proyek Anda.

Jadwal Jam Melintas Dishub Lokal:

Berdasarkan regulasi Dishub Kabupaten Subang dan Satlantas Polres Subang, kendaraan angkutan berat dan trailer pembawa crane dilarang melintasi jalan arteri perkotaan Subang (Jl. Otto Iskandardinata, Jl. Sompi) pada jam sibuk pagi (06.00-09.00 WIB) dan sore (16.00-19.30 WIB). Jalur provinsi Subang-Bandung via Ciater (Tanjakan Emen) DILARANG KERAS untuk kendaraan muatan berat dan crane besar karena tanjakan curam ekstrem dan batas MST 8 Ton. Seluruh pergerakan crane tonase besar diarahkan melintasi Jalan Tol Cipali dan jalur Pantura, serta dijadwalkan malam hari (22.00-05.00 WIB) dengan pengawalan resmi kepolisian.

Batasan Tonase Jembatan & MST:

Jalan Tol Cipali, Tol Akses Patimban, dan Jalan Nasional Pantura mendukung Muatan Sumbu Terberat (MST) 10 Ton (Kelas Jalan I). Jalur penghubung antarkecamatan Subang-Pamanukan dibatasi MST 8 Ton dengan beberapa jembatan sempit.

Skema Mobilisasi Crawler Crane:

Pengangkutan Crawler Crane kelas 100-250 Ton ke Pelabuhan Patimban atau pabrik BYD Smartpolitan dibongkar menjadi modul carbody bodi utama, track shoe, boom kisi, dan counterweight menggunakan 7 hingga 10 unit truk trailer lowbed multi-axle. Perakitan lattice boom di lokasi proyek membutuhkan bantuan 1 unit assist crane (Mobile Crane 25T-50T) selama 1-2 shift kerja pada landasan matting padat yang telah diuji beban proof rolling.

ALUR PENGADAAN TERPADU

Proses Cara Sewa Crane di Subang

Tiga langkah terstruktur untuk mendapatkan unit crane berlisensi resmi dengan harga paling kompetitif di wilayah Subang, Jawa Barat.

01

Ajukan Kebutuhan Unit

Isi form kebutuhan, tentukan tipe crane yang Anda butuhkan, perkiraan durasi sewa, dan titik lokasi proyek di Subang.

02

Penawaran Vendor Terdekat

Vendor pemilik armada terverifikasi yang bekerja sama dengan Hunimax di radius terdekat dari Subang akan mengirimkan penawaran harga sewa, kesiapan unit siap inspeksi, dan jadwal mobilisasi.

03

Pilih & Rencanakan dengan Vendor

Pilih vendor berdasarkan penawaran terbaik, lalu lakukan koordinasi langsung via WhatsApp untuk menyepakati jadwal kerja, sistem pembayaran, dan teknis di lapangan.

Pengadaan Crane Lebih Efektif & Efisien di Hunimax

Hunimax adalah tempat pengadaan crane yang dirancang untuk membantu Anda menemukan vendor terpercaya dengan cara yang paling efektif dan efisien. Anda terhubung langsung dengan pemilik armada tanpa jalur berbelit, sehingga seluruh rencana operasional, mulai dari negosiasi harga, sistem pembayaran, jadwal pengiriman alat, hingga urusan solar (BBM) dan teknis di lapangan, dapat Anda sepakati secara fleksibel bersama vendor pilihan Anda.

Harga & Pembayaran Fleksibel

Bisa bernegosiasi harga sewa, skema termin DP, atau penyesuaian anggaran proyek langsung dengan vendor.

Jadwal & Jam Kerja

Atur jam kerja harian, aturan standby saat kendala cuaca buruk, dan tanggal mobilisasi trailer sesuai target site.

Teknis & Pengaturan Solar

Pilih skema dry/wet rental, sediakan akomodasi operator, atau diskusikan kebutuhan attachment dan medan kerja spesifik.

Ajukan Sewa Crane di Subang

Dapatkan penawaran tarif langsung dari pemilik armada resmi terdekat tanpa perantara calo.

Unit
Pilih batas akhir penawaran...
Jelaskan secara lengkap kebutuhan proyek Anda agar vendor dapat memberikan penawaran yang sesuai dan akurat.
Tuliskan rincian informasi dan komponen biaya yang wajib disertakan vendor dalam penawarannya
Akun Anda akan otomatis dibuat untuk memantau & membandingkan penawaran vendor di Dashboard Owner.

Zona Jangkauan Operasional Crane di Subang

Patimban & Pusakanagara: Pelabuhan Patimban, Pusakanagara, Pusakaratu, Kalentambo, Kotasari, Gempol, Kawasan Terminal Ekspor
Pamanukan & Pantura: Pamanukan, Sukasari, Legonkulon, Ciasem, Sukahaji, Batang, Koridor Arteri Logistik Pantura
Subang Smartpolitan & Kalijati: Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Kompleks Pabrik EV BYD, Kalijati, Dawuan, Kaliangsana
Subang Kota & Cipunagara: Karanganyar, Pasirkareumbi, Soklat, Parung, Pagaden, Pagaden Barat, Cipunagara, Subang Industrial Park
Cibogo & Cikaum: Cibogo, Majasari, Cikaum, Tanjungsari Barat, Koridor Trase Tol Akses Patimban Seksi 1-2
Ciater, Jalan Cagak & Kasomalang: Ciater, Jalan Cagak, Kasomalang, Sagalaherang, Serangpanjang, Kawasan Geotermal Lereng Tangkuban Parahu
📍 KORIDOR DISPATCH REGIONAL & HINTERLAND

Jangkauan Mobilisasi Crane ke Wilayah Sekitar Subang

Pool resmi Hunimax di koridor Subang melayani pengiriman cepat unit Mobile, Rough Terrain, dan Crawler Crane ke seluruh kabupaten dan kawasan industri penyangga dengan izin lintasan Dishub terverifikasi:

Pelabuhan Internasional Patimban & Pusakanagara

48 km (1.0 - 1.2 Jam via Jalur Pantura / Akses Tol Patimban)
Titik Proyek Populer: Terminal Kendaraan Patimban, Pusakanagara, Kalentambo & Jeti Pesisir Pantura
Akses & MST: Jalan Tol Akses Patimban & Jalan Nasional Pantura (MST 10 Ton)
Kebutuhan Proyek: Ereksi container crane dermaga pelabuhan, pembangunan jembatan akses tol layang & pergudangan peti kemas
Armada Ideal: Crawler Crane 150T - 300T & All Terrain 100T - 200T
Estimasi Mob-Demob: Rp 4.500.000 s/d Rp 7.000.000

Subang Smartpolitan & Kawasan Kalijati

18 km (25 - 35 Menit via Tol Cipali Exit Kalijati / Subang)
Titik Proyek Populer: Kawasan Industri Suryacipta Subang Smartpolitan, Dawuan, Kalijati & Lanud
Akses & MST: Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) & Arteri Kalijati (MST 10 Ton)
Kebutuhan Proyek: Konstruksi pabrik mobil listrik EV raksasa BYD 108 Ha, perakitan rangka baja pabrik perakitan modul elektronik
Armada Ideal: Mobile Crane 25T - 100T & Crawler Crane 75T - 150T
Estimasi Mob-Demob: Rp 2.800.000 s/d Rp 4.500.000

Pagaden & Kawasan Bendungan Sadawarna

24 km (35 - 50 Menit via Poros Subang - Pagaden)
Titik Proyek Populer: Kompleks Bendungan Sadawarna, Pagaden Barat, Cipunagara & Binong
Akses & MST: Jalan Provinsi Subang - Pamanukan (Kelas II, MST 8-10 Ton)
Kebutuhan Proyek: Pemasangan pintu air hidrolik spillway bendungan, ereksi jembatan Cipunagara & instalasi pipa sekunder
Armada Ideal: Rough Terrain Crane 4x4 45T - 70T & Mobile 50T
Estimasi Mob-Demob: Rp 3.200.000 s/d Rp 5.000.000

Jalancagak & Kawasan Agrowisata Ciater

26 km (40 - 55 Menit via Poros Raya Subang - Bandung)
Titik Proyek Populer: Ciater Pemandian Air Panas, Kasomalang, Cisalak & Kebun Teh Jalancagak
Akses & MST: Jalan Provinsi Tanjakan Ciater (MST 8 Ton, Tanjakan Berkelok Curam)
Kebutuhan Proyek: Ereksi konstruksi hotel resort pegunungan, instalasi jembatan kaca wisata alam & tiang saluran transmisi listrik
Armada Ideal: Rough Terrain Crane 4x4 35T - 55T Kompak
Estimasi Mob-Demob: Rp 3.500.000 s/d Rp 5.200.000

FAQ Sewa Crane di Subang

Jawaban teknis seputar perizinan Dishub, kondisi tanah pesisir, dan keselamatan angkat K3.

Tarif sewa crane di wilayah Subang dimulai dari Rp 2.200.000 per shift untuk kapasitas 7-15 Ton hingga Rp 19.500.000 per shift untuk All Terrain 100-220 Ton. Melalui sistem tender terbuka Hunimax, kebutuhan proyek Anda langsung ditenderkan ke vendor pemilik armada crane terdekat di Subang Kota, Kalijati, Pamanukan, dan Karawang Timur, menghasilkan penawaran harga paling transparan dan hemat biaya tanpa markup calo perantara.

Jaringan Sewa Crane Terdekat & Koridor Proyek Sekitar Subang

Mobilisasi lintas wilayah lebih cepat dan hemat biaya melalui pool vendor crane terdekat di koridor logistik terintegrasi.

Kategori Alat Berat Pendukung Proyek di Subang
Kombinasikan pengadaan alat berat dalam satu tender terbuka untuk efisiensi biaya proyek.